Skip to content

Impian gue salah masuk Circuit Con’t

October 23, 2013

Gue gak abis pikir sama semua ini dengan kemampuan teman teman gue yang lain apakah ada nanti ruang untuk menjadi tujuh besar dan bisa masuk kedalan entertain music goup. Kadang dengan kemampuan teman lainya membuat aku minder kadang membuat api semangat ini semakin terbakar.

Hari demi hari gue lalui dengan latihan dan latihan kadang gue lebih sering menghabiskan waktu dengan buku puti gue, gue lebih nyaman dengan menuliskan semua perasaan hati gue di buku puti… kring kring kring…..!!! jam weaker di meja belajarnya roommate gue Sara berkali kali berbunyi dan dia gak denger sama sekali, gimana mau denger telinga dilindungi sama headset dan membuat mood gue pagi itu langsung di level un-mood “woiiii budek loe ya gak bisa denger apa weaker loe rusak ketengan gue pagi ne,,!!!”  gue langsung menhadap ke arah weaker itu dan dengan kesalnya melemparkan weakernya itu ternyata lepmparan gue mengenai laptopnya Sara. OH NOOOOOOO!!!

Gue langsung kabur dari kamar menuju kamar mandi dan kembali beraksi sebagai koruptor yang memasang wajah 1000 pura-pura tidak pernah terjadi apa apa “aduhhhh kenapa bisa begini kenapa laptop aku gak bisa hidup begini? Oh mungkin batrainya habis kali lebay banget deh,,, gak mungkin aku baru menchargenya td malam…. Oh no Emily kenapa ada pecahan kaca di meja ku? Pecahan kaca dari mana ini? Mana gue tau.. udah gue mau pergi dulu beli aja yang baru susah amat sih”

Gue langsung kabur dari kamar bisa ketauan kalau gue berlama lama disana. Minggu besoknya kejadian yang sama terulang kembali lagi lagi weaker Sara berbunyi lebih keras dari biasanya dan gue gak bisa lagi menahannya gue lagsung melepaskan headset ditelinga Sara yang sedang terlelap tidur sambil membentak betak Sara dan tanpa sengaja gue mengeluarkan statement yang membuat topeng kebohongan gue terbukak sendiri dari mulut gue. topeng kebohongan yang secara diam diam memeriksa laptop Sara dan kemudian merusaknya. Suasana pada pagi itu benar benar mencekam dan akhirnya Sara membuat keputusan untuk mengganti roommate dengan orang lain. Sara bener bener kecewa yang dia kecewakan bukan karna gue merusak latopnya atau memeriksa isi laptopnya namun adalah sikap gue yang tidak dia suka “dua hal yang aku gak suka sama kamu Emily,  gak pernah meminta maaf dan tidak bisa mengendalikan emosi ingat Emily orang yang bisa mengendalikan emosiya adalah pemenang hidup sejati jadilah pemenang itu Emily”

Sejak kejadian itu gue sangat jarang melihat Sara lagi, dia lebinh sering mengunci dirinya di kamar baru dengan roommate barunya Belina sigadis bersuara kecil. Mungkin Sara lebih cocok roommetan dengan orang seperti Belina bukan aku yang tidak bisa mengendalikan emosi ini bukan orang yang selalu menyerah ini… OH Tuhan kenapa? Apa ini nasib yang harus gue pikul.

Menjalang audisi semua siswa dan siswi berlatih dengan kemampuan yang mereka miliki tidak terkecuali gue walaupun sekarang satu satunya teman perempuan yang pernah gue ajak berbicara Sara sekarang lebih sering menghindar dari gue, mungkin karena kecewa, kecewa karna menurut pikiranyna sendiri aku sangat hina dimatanya.

Audisi atau ujian akhirpun dimulai semua siswa siswi tampil dengan sangat mengagumkan banyak bakat mereka yang tidak gue sangka selama ini seperti Belina cewek bersuara ecil itu ternyata memilik suara yag sangat indah dan merdu sampai sampai Belina diberi julukan Adelina karna kemiripan suaranya dan setelah di make over penampilannya pun menyerupai Adell WoWWwww it so surprisinglyJ  dag dig dug saatnya giliran gue tangan gue semakin basah karena gue gak mau kalah dengan penampilan sebelumnya… di hari yang sama tepatnya pada malam harinya pengumuman kelulusan plus pengumuman 7 siswa terbaik dan yang akan masuk ke rumah poduksi entertainment music group …. Yeyey Horeee semua siswa dinyatakan lulus termaksuk gue dan BANG BANG BANG!!!!!!!! Gue tidak termasuk siswa yang terpilih dari yang 7 itu “selamat kepada: Belina or Adelina, Ben, Kiko, Sandra, Sara, Alvin and Jean”

Dunia terasa hampa, badan gue bener bener gak sangguo berdiri hati ini tidak sanggup menerima kekalahan dan malu terhadap Ayah yang sudah sangat amat banyak gue kecewakan. Ayah langsung memeluk gue “Emily jangan sedih nak kalau kamu sekrang dipandang sebelah mata buktikan bahawa anak ayah mendapatkan keduanya … Tuhan teduhkanlah hati anakku dan pagari anakku dengan Malaikat Mu agar besok anakku terbangun dengan hati yang damai dengan impian yang lebih indah.. Aminnn”

Lima tahun kemudian, gue telah gagal menjadi penyanyi terkenal tapi dengan doa dari ayah dan semangat dari teman teman gue akhirnya gue jadi penyanyi yang bernyayi dengan tulisan. Dengan tulisan gue bisa mengunjugi berbagai kota didunia, bisa melihat betapa luasnya dan beragamnya manusia. Suara gue sekarang didengar melalui tulisan gue dan kadang gue menjadi penulis lagu untuk Ben, Sandra, Sara, Belina dan Kiko. Gue tidak pernah berhenti mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan yang telah member anugerah yang terindah ini. Bernyanyi bukan hanya dengan suara tapi kita juga bisa bernyanyi dengan tulisan bernyanyilah sekeras mungkin dengan seni mu agar kita bisa didengar oleh manusia sejagat raya ini. Nyanyian  gue pada mulanya dikenal karna buku puti gue, buku pemberian ayah yang ternyata tidak gue salah gunakan buku puti gue gunakan sebagai tulisan research hati gue sebelum suara gue didengar di dunia luar.

Tuhan sesungguhnya kedamainku hanya seperkasa keberserahanku kepada kekuasaan Mu….Aku mohon sandingkanlah aku dengan pilihan terbaik Mu agar aku menjadi pemang hati Mu yang sejati yang tidak akan pernah lupa bersyukur kepada Mu

(the end)

By: Jeswift

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: